Kamis, 03 Maret 2016

MENJADI WARGA NEGARA INDONESIA YANG BAIK


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya, sehingga saya dapat menyelesaikan artikel ini sekaligus sebagai tugas kuliah yang berjudul “MENJADI WARGA NEGARA INDONESIA YANG BAIK”
            Dalam pembuatan artikel ini tidak terlepas pihak-pihak yang bersangkutan, maka dari itu kami ucapkan terimakasih kepada pak Ahmad Rifa’i selaku dosen sekaligus pembimbing.
            Namun saya juga menyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak kekurangan, maka dari itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami juga berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis sendiri pada khususnya, dan bermanfaat pula bagi pembaca pada khususnya.



Jakarta, 3 Maret 2016



Penulis

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Pada era penjajahan dan perjuangan untuk medapatkan kemerdekaan, saat itu yang namanya rasa nasionalisme sudah tidak diragukan lagi. Namun pada jaman reformasi ini sepertinya rasa nasionalisme hanya dimiliki oleh segelitir orang, kebanyakan orang hanya berfikir “yang penting saya bisa mencari uang untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarga”. Menjadi warga Negara yang baik merupakan bagian dari rasa nasionalisme. Nah, dalam artikel yang saya buat ini semoga bisa membangkitkan kembali rasa nasionalisme yang pada akhirnya bisa menjadi Warga Negara yang baik.

2. Rumusan Masalah
a)      Apakah arti dari Warga Negara ?
b)      Seberapa pentingkah adanya suatu Negara ?
c)      Bagaimana cara menjadi Warga Negara yang baik ?

3. Tujuan Penulisan
a)      Memahami arti dari Warga Negara
b)      Memahami pentingnya suatu negara bagi Warga Negara
c)      Mengerti bagaimana menjadi Warga yang baik dan mengajak untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari


BAB II
PEMBAHASAN

 A. Arti warga Negara.
Warga Negara adalah rakyat yang menetap di suatu wilayah dan rakyat tertentu dalam hubungan dengan Negara. Dalam hubungan antara warga Negara dan Negara, warga Negara mempunyai kewajiban terhadap Negara. Dan sebalikanya warga Negara juga mempunyai hak-hak yang harus diberikan dan dilindungi oleh Negara
Timbulnya warga Negara terjadi secara alami dan yuridis dan dikenal dengan 3 asas :
1.      Lus sangunius.
Adalah asas keturunan atau hubungan darah, artinya bahwa kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh orangtuanya.
2.      Los soli.
Adalah asas daerah kelahiran, artinya asas bahwa status kewarganegaraan
Seseorang ditentukan oleh tempat kelahiran.
3.      Naturalisasi.
Kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh hukum atas dasar keinginan sendiri.
Contoh : Cristian Gonzales yang pindah warga Negara dari Negara Uruguay ke Negara Indonesia.
      Dari ketiga asas diatas mempunyai landasan bagi setiap rakyat untuk menentukan warga Negara sesuai keinginan sendiri sesuai keinginan masing-masing. Selain itu pemindahan atau penentuan warga Negara harus mengikuti norma-norma yang berlaku dan mempunyai dasar yang kuat baik secara yuridis maupun sosiologis.

B. Pentingnya Didirikannya Suatu Negara
            saya pernah berpikir dan bertanya, kenapa harus ada negara di dunia ?, apa gunanya ? kenapa seluruh dunia ini tidak dijadikan satu negara saja ?. saya yakin bukan hanya saya yang pernah berpikir dan bertanya-tanya seperti itu. Yang jelas kalau sampai saat ini Indonesia belum terbentuk sebagai negara yang berdaulat, maka sampai saat ini juga Indonesia masih terjajah secara fisik oleh Negara lain. Lalu kalau dunia ini dijadika dalam satu negara, akan sangat sulit untuk mengorganisirnya. untuk itu marilah kita simak manfaat  fungsi didirikannya suatu negara menurut Charles E. Merriam, negara mempunyai lima macam fungsi yaitu; keamanan ekstern, ketertiban intern, keadilan, kesejahteraan, dan kebe-basan Pendapat lain dikemukakan oleh Miriam Budiardjo (1986:45), tiap negara pada umumnya menyelenggarakan fungsi-fungsi sebagai berikut:
a. Melaksanakan penertiban. Untuk mencapai tujuan bersama, negara berusaha untuk menertibkan dan mencegah konflik-konflik yang terjadi dalam masyarakat.
b. Mengusahakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyat. Fungsi ini merupakan fungsi hakiki bahwa negara berusaha untuk mewujudkan ke-sejahteraan rakyat.
c. Mengusahakan pertahanan. Pertahanan ini diperlukan untuk menjaga berbagai ancaman atau serangan dari luar.
d. Menegakkan keadilan. Upaya untuk menegakkan keadilan dilaksanakan melalui badan-badan penegak hukum dan peradilan.


Dan negara ini mempunyai cita-cita yang luhur bagi bangsa ini, tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat :
a)      Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
b)      Memajukan kesejahteraan umum
c)      Mencerdaskan kehidupan bangsa
d)      Ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social

C. Cara untuk Menjadi Warga Negara yang Baik
            Ir. Soekarno presiden kita yang pertama pernah berkata “jangan berpikir apa yang telah negara berikan kepada kita, tapi berpikirlah apa yang telah kita berikan kepada negara !”. Namun, apabila kita belum bisa atau tidak akan bisa memberikan suatu yang berharga bagi negara, cukuplah menjadi warga negara yang baik dengan cara :
1. Mengnamalkan 5 sila dalam Pancasila
            Sebenarnya dengan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, maka terjawablah sudah pertanyaan “bagaimana cara menjadi warga negara yang baik ?”
2. Menaati Peraturan / Hukum yang berlaku di Indonesia
3. Membayar Pajak
            Banyak warga negara yang ingin cepat-cepat merasakan kemajuan negaranya, tapi tidak suka membayar pajak atau membayar dengan terpaksa, karena menyepelekan pajak, padahal pajak ya untuk kepentingan kita juga (jika tidak dikorupsi, hahaha). Banyak juga yang mempermainkan pajak baik dari pengusaha dan pejabat pajaknya untuk kongkalikong dengan cara mengkorupsinya.
4. Mengingatkan kepada pemerintah
            Apabila ada kebijakan yang tidak sesuai dengan asas pancasila, tentulah warga negara harus protes terhadap pemerintah, namun tidak boleh dengan cara yang anarkis. Jangan sampai niatnya mau mencegah kerusakan negara, tapi malah kita sendiri yang merusak. Menjadi warga negara yang baik bukan berarti harus selalu menurut pada pemerintah, kalau pemerintahannya kaya Fir’aun bagaimana tuh, hehehe
5. Mencintai dan menkonsumsi produk domestik / dalam negeri sebisa mungkin
6. Menyayangi Keluarga
            “Mencintai negara, sebagian dari iman” kalimat tersebut bukanlah hadist, itu perkataan Khalifah keempat, yakni Ali bin Abu Tholib. Tapi berbakti kepada orang tua dan keluarga itu adalah hadist nabi shahih. Jangan sampai mencintai dan mengurusi kemajuan negara, akan tetapi melupakan keluarganya sendiri. Jika setiap warga negara di Indonesia menyayangi keluarganya, pasti mereka semua akan melakukan yang terbaik bagi keluarganya seperti berusaha mendapatkan penghasilan yang lebih dari cukup bagi keluarga mereka, kemudian mereka berusaha menjadi contoh yang baik bagi keluarganya dengan berprestasi dan bermoral, dan sebagainya, yang pada akhirnya akan memperbaiki perekonomian negara dengan peningkatan pendapatan rata-rata, memperbaiki moral bangsa dan sebagainya.
7. Mendengarkan Nurani dalam Bertindak
            Kita terlahir dengan dikaruniai berupa hati nurani oleh tuhan yang maha kuasa. Sebenarnya, tanpa kita mengetahui peraturan mana yang baik dan mana yang tidak, kita akan tetap tahu akan hal itu jika kita mendengarkan hati nurani kita. Misalkan, “membunuh orang itu dilarang baik oleh agama maupun negara”, jika kita mendengarkan hati nurani kita, walaupun kita belum mengetahui tentang larangan tersebut, kita akan tetap tahu bahwa membunuh itu merupakan hal tidak baik dan tidak boleh dilakukan, karena itu merugikan, menyakiti dan menghilangkan nyawa orang lain.
            Iyah, cara-cara menjadi warga negara yang baik selanjutnya, cukup kita dengarkan hati nurani kita ketika hendak melakukan seuatu, jika baik ya mari kita lakukan, tapi jika tidak baik, jangan kita lakukan




BAB III
PENUTUP

Keimpulan ;

Kita telah mengetahui bagaimana cara menjadi warga negara yang baik, kita tidak akan menjadi warga negara yang baik, jika kita hanya membaca tulisan di atas, maka dari itu marilah kita bersama-sama menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya harus didasari niat yang kuat terlebih dahulu bahwa kita ingin menjadi warga negara yang baik.

BERBAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR




KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya, sehingga saya dapat menyelesaikan artikel ini sekaligus sebagaitugas kuliah yang berjudul “BERBAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR
            Dalam pembuatan artikel ini tidak terlepas pihak-pihak yang bersangkutan, maka dari itu kami ucapkan terimakasih kepada pak Ahmad Rifa’i selaku dosen sekaligus pembimbing.
            Namun saya juga menyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak kekurangan, maka dari itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami juga berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis sendiri pada khususnya, dan bermanfaat pula bagi pembaca pada khususnya.



Jakarta, 3 Maret 2016



Penulis



BAB I
PEMBUKA

1. Latar Belakang
Pada jaman sekarang banyak terjadi pergeseran makna dan penggunaan bahasa, selain itu muncul pula bahasa-bahasa baru yang katanya bahasa gaul dan kekinian, padahal tidak begitu penting. Hal ini terjadi karena pengaruh dari media. Dan yang jelas hal ini mempengaruhi bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Dan jika dan hanya jika keadaannya terus-terusan seperti ini, kemurnian dari bahasa Indonesia akan terancam.
Berdasarkan analisis situasi pernyataan diatas,dapat diidentifikasi beberapa pokok permasalahan,diantaranya :
1.      Kurangnya minat pelajar dalam menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar.
2.      Seiring bermunculannya budaya baru  atau melekatnya kebudayaan sejak kecil, penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar  dikalangan pelajar tidak digunakan.
3.      Rendahnya pemahaman di kalangan pelajar tentang  penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar.

B.  RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan analisis situasi diatas,dirumuskan permasalahan dalam karya ilmiah ini,sebagai berikut :
1.   Apakah pengaruh penggunaan Bahasa Gaul terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia dikalangan pelajar ?
2.   Mengapa para pelajar lebih menyukai Bahasa Gaul daripada menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar ?
3.   Bagaimana Berbahasa Indonesia dengan Baik dan Benar ?

C.    TUJUAN PENULISAN

Berdasarkan rumusan masalah diatas,Karya Ilmiah ini mempunyai beberapa tujuan :
1.      Ingin mengetahui pengaruh penggunaan Bahasa Gaul terhadap Bahasa Indonesia dikalangan pelajar.
2.      Ingin mengetahui alasan para pelajar lebih menyukai Bahasa Gaul daripada menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

D.    MANFAAT PENULISAN

1.      Menambah pengetahuan yang berhubungan dengan Penggunaan BahasaIndonesia dengan Baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.
2.      Bagi penulis,karya ilmiah ini dijadikn bahan presentasi dalam pelajaran bahasa Indonesia.
3.      Dapat memberi informasi dan dapat membantu menumbuhkan rasa solidaritas dan cinta terhadap bahasa Indonesia. Dengan demikian, bahasa kita tercinta ini yaitu bahasa Indonesia tetap utuh dan jaya selamanya.


BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengaruh penggunaan Bahasa Gaul terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dikalangan pelajar.
 Bahasa Gaul adalah Bahasa non resmi yang digunakan oleh kalangan tertentu ,sifatnya sementara,bahasa gaul digunakan untuk menyampaikan hal-hal yang dianggap tertutup bagi kelmpok usia lainagar pihak lain tidak mengetahui apa yang sedang di bicarakan.Banyak diantara kalangan pelajar menggunakan bahasa Gaul dan sering menyingkat kata-kata dalam kehidupan sehari-hari.Hal tersebut membuat Peranan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar sedikit terganggu.Pasalnya,Banyak pelajar dimasa sekarang mengikuti jaman yang semakin bekembang baik dari segi budaya dan perilaku . Para responden mengakui bahwa penggunaan bahasa gaul hanya digunakan oleh teman-teman sebayanya,dan orang-orang disekitar yang sering menggunakan  bahasa gaul saat berbicara.Para responden hanya menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dengan orang yang lebih tua.Pengaruh Bahasa Gaul terhadap tatanan bahasa Indonesia adalah perkembangan jaman modernisasi ,dimana segala hal yang ada dikalangan pelajar yang selalu ter up-to date. Tren penggunaan bahasa gaul yang diilhami dari pelaku tokoh masyarakat misalnya artis.Salah satunya adalah penggunaan bahasa Indonesia yang di campur dengan bahasa inggris yang bertujuan agar seseorang dianggap modern.Maraknya penggunaan bahasa gaul dalam pesan singkat,hal ini secara tidak langsung mempengaruhi penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dikalangan pelajar.

2. Alasan para pelajar lebih menyukai Bahasa Gaul daripada Bahasa Indonesia
 Menurut para responden,alasan para pelajar lebih menyukai Bahasa gaul daripada Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut :
·         Karena dengan bahasa gaul bisa lebih akrab,tapi hanya untuk seumuran saja.
·         Karena responden merasa lebih nyaman menggunakan  bahasa tersebut, bahasa gaul lebih santai,banyak orang menggunakan bahasa gaul saat berbicara ,serta lebih efektif untuk SMS.
·         Supaya tidak monoton dan lebih efektif.
·         Karena lebih efisien untuk berbicara .
·         Penggunaan Bahasa Gaul lebih cepat dan lebih santai .
·         Hanya ikut-ikutan saja.
·         Supaya lebih terlihat Gaul dan modern.
·         Bahasanya simple ,mudah ,dan tidak terlalu panjang.
Dampak  positif dalam penggunaan bahasa gaul yaitu responden lebih akrab dan santai dalam berbicara dengan teman sebayanya.Dampak negatifnya adalah bila bahasa gaul digunakan untuk bebicara dengan orang yang lebih tua ,akan susah dimengerti dan terkesan terburu-buru.Dampak dari bahasa gaul yang paling terlihat adalah gaya hidup, entah itu cara berpakaian, cara bertutur kata, cara belajar, aplikasi teknologi yang makin maju dan lain-lain. Gaya hidup yang mengarah pada modernisasi tersebut biasanya tampak terlihat pada kalangan masyarakat (remaja) yang berada pada jenjang pendidikan SMA sampai Perguruan Tinggi. Mereka yang ingin diakui sebagai remaja jaman sekarang yang gaul, funky, keren tidak ragu untuk menunjukkan identitas mereka melalui gaya hidup yang modern

BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Dapat kita simpulkan banyaknya kalangan remaja menggunakan bahasa gaul adakah akibat dari perkembangan zaman yang kian mengalami kamjuan baik dari dunia pendidikan sampai teknologi.
Gejala bahasa yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bahasa Indonesia dianggap sebagai penyimpangan terhadap bahasa. Kurangnya kesadaran untuk mencintai bahasa di negeri sendiri berdampak pada tergilasnya atau lunturnya bahasa Indonesia dalam pemakaiannya dalam masyarakat terutama dikalangan remaja.
Apalagi dengan maraknya dunia kalangan artis menggunakan bahasa gaul di media massa dan elektronik, membuat remaja semakin sering menirukannya di kehidupan sehari-hari hal ini sudah menjadi wajar karena remaja suka meniru hal-hal yang baru.

B.     SARAN
a)      Sebaiknya penggunaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar dikalangan pelajar digunakan secara intensif, karena Bahasa Indonesia merupakan Bahasa Nasional yang artinya  bahasa tersebut merupakan bahasa pengantar sehari-hari.
b)      Seharusnya para orangtua mengajarkan pada anak-anaknya sejak dini,sehingga anak lebih memahami penggunaan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.